header image
 

Air Asia - Malaysia Inc.

Alkisah, tanggal 9 Januari 2007 sekitar jam 5 sore dapat info dari oom Jati tentang bocoran program promo 1 juta kursi gratis Air Asia. Info resminya baru diposting di media massa 1 hari sesudahnya. Langsung deh bergegas ke website www.airasia.com.
Tujuan awal sih Bangkok - wisata budaya gitu deh. Soalnya kalau mau wisata alam tropis (pantai dll) Indonesia udah nggak ada yang ngalahin deh.
The problem is, berhubung AirAsia itu airline Malaysia maka harus transit dulu di Kuala Lumpur - yang so far in my humble opinion nggak ada menarik-menariknya babar blas… kalau mungkin ada yang sedikit membuat penasaran ya paling Twin Towernya aja untuk sekedar "aku pernah ke sana lho…" :)
Dihitung-hitung, kalo musti transit dulu kok males ya spent time & money di kota/negara itu. Ya udah deh, akhirnya keputusan ke surganya Indonesia aja: BALI. Dapat kursi murah ke Denpasar pertengahan tahun ini. Target: wisata seni (Ubud & dance performance), plus nyobain Babi Guling Ibu Oka yang katanya Mak Nyussss tenaannn…
Apa yang bisa kita lihat dari program Air Asia itu adalah bahwa Malaysia itu ibarat sebuah korporasi yang berusaha saling membantu antar sektornya. Coba aja, dengan adanya orang-orang yang dengan sukacita terbang murah ke Kuala Lumpur (padahal tadinya nggak pengen-pengen amat, cuma sekedar biar pernah ke sana atau transit ke mana) bisa dikalkulasi tuh economic multiplier effect yang didapat. Hitung sendiri lah ya, lagi males ngitung2 nih…
Di sisi lain, propaganda Malaysia yang cukup mencengangkan tapi di sisi lain cukup merugikan Indonesia adalah slogannya: Malaysia - Truly Asia. Mencengangkannya adalah: foreigner non Asia diedukasi bahwa Malaysia itu represent Asia. Jadi kalau mau lihat Asia, ya ke Malaysia aja… Merugikannya adalah: bisa-bisa foreigner non Asia lebih mengenal Malaysia dibanding Indonesia (ini udah terjadi sih, tapi bisa lebih parah). Batik dan keris udah diklaim, tarian Jawapun udah diklaim sebagai Malay Dance di TV Astro Ceria buat anak-anak. Kalau Tari Padang/Melayu masih okelah karena emang satu rumpun, ini Tari Jawa yang nggak nyambung sama sekali sama Kerajaan Melayu… :(
Nggak usah coba bandingkan dengan Indonesia deh, capek dan nggak konstruktif. Tinggal kita lakukan yang kita bisa aja dalam skala kecil. Contoh yang paling gampang, di komunitas ini. Coba deh mulai kita pajang foto-foto tentang tempat-tempat yang oke di Indonesia ini. Kita promosikanlah negara ini (I should have written this blog in English, hopefully next time :)), wisata arsitektur kuno (candi cuma kalah sama Angkor Wat), wisata kesenian (banyak banget tuh tarian), wisata kuliner (dari mulai Gudeg, Nasi Goreng - terkenal nih trademark Indonesia, Sate, Betutu, Babi Guling/Panggang, dll.), dan lain-lain. Nanti menyusul deh kalau ada waktu…
Meanwhile, ayo pasang foto-foto Indonesia…
Hidup Indonesia…
1prambanan01


Salam damai - Wurry

~ by wurry on January 10, 2007.

2 Responses to “Air Asia - Malaysia Inc.”

  1. bagus banget fotonya wur , motret sendiri..jadi kesimpulannya mo kemana liburan ?

  2. iya Nal, motret sendiri… liburan ke Bali kemarin agustus.

Leave a Reply